);

SESEKALI

Sesekali Hujan bulan September memanggil lagi sketsa lengkungan bibirmu Juga bayangan punggungmu malam itu Sesekali juga Rintik-rintik di September yang basah Mendatangkan khayalan tentang malam dingin semusim yang lalu Sesekali Kutepis kenangan itu Mereka telah ikut...

KOLAM JERNIH TUAN PANCING

Karna kaulah kolam jernih Penuh ikan dan rumput hijau Dimana dengan terik Tak berubah rasa airnya Karna kaulah kolam jernih Ditutupi tepian rindang Aku ingin mati disana Meski marah tuan-tuan tukang pancing Karna kaulah kolam jernih Menjadi cahaya kedua dalam remang...

DURHAKA

Di tengah bukan di mana-mana Melihat pada bukan apa-apa Menghitung pada yang tidak ada Sekosong itu durhaka pada Sang Sutradara?

JIKA ITU DENGANMU

Jikapun Tuhan tambahkan tiga jam lagi Tetap saja sehariku butuh lebih dari itu Kalaupun seminggu itu selusin hari Masih saja aku kekurangan masa denganmu Dimana kala itu, yang tak serasipun kau paksakan Dimana yang hitampun aku putihkan Lalu benar ilmu besi berani...

RANDAI DAN KAPAL TUA – PART 1  ​

Sederhananya, bertemu dan berpisah hanya sebuah siklus tentang datang dan pergi yang tidak bisa diputus di tengah. Seperti halnya air yang menguap lalu turun menjadi hujan, cerita tentang ada dan tidak ada juga akan seperti itu. Berulang, terulang, lalu kembali ke...