);

Tanyakan Pada Kuning Gerbera Keringmu

Berkali-kali aku begitu kelu Menjawab tanya tanpa bersuara di depanmu Berkali-kali aku sengaja melewatkan Berdalih seolah masih ada alasan Berkali-kali aku coba berbisik di telingamu Tetap ada ucap yang luput dari pelafalanku Berkali-kali kuhantar baik-baik kesimpulan...

Nanti Kapan-Kapan

Nanti kapan-kapan Akan kuceritakan Perihal aromamu Yang bertengger di ujung hidungku   Nanti kapan-kapan Akan kutanyakan Tentang lima belas menitmu Yang akan kutukar dengan candu baru   Nanti kapan-kapan Kita akan berjalan Sambil bergandengan tangan Dan curi-curi...

Masih Saja Seperti Kemarin

Masih gerimis senja ini Seperti senja kemarin Seperti senja kemarinnya lagi Masih duduk aku di depan dinding ini Seperti senja kemarin Seperti senja kemarinnya lagi   Masih sama satu dan dua Seperti perhitungan kemarin Seperti perhitungan kemarinnya lagi Masih sama...

Lidah Pipih Yang Tidak Fasih

Ucap yang sering kelu Seolah dengan rinci memberi tahu Bahwa lidah yang pipih Tidak selalu mampu berkata dengan fasih Pandang yang sering bertemu Seolah dengan teliti mengabarimu Bahwa tatap yang dalam Tidak selalu mampu menyelam Bisu yang kupelihara Seolah dengan...

Satu Dua Tiga Empat

Telingaku cukup Akrab dengan banyak lagu Tidak hanya satu Tidak hanya tujuh Satu dua lagu Membawaku pulang ke tanah ibu Tiga empat lainnya Mengajakku mundur ke tahun lalu Satu dua lagu Mencuri gelisah debar jantungku Tiga empat lainnya Mengantarmu ke dalam...

Aku; Suka Kamu

Aku suka punggungmu Suka lekuk dan suka lengkungnya yang malu-malu Aku suka kerut di dahimu Suka kusut dan suka mata dibawahnya yang sayu Aku suka jemarimu Suka sela di antaranya dan suka garis di telapaknya yang berliku Aku suka kau dan namamu Suka rumit yang...