
Masih gerimis senja ini
Seperti senja kemarin
Seperti senja kemarinnya lagi
Masih duduk aku di depan dinding ini
Seperti senja kemarin
Seperti senja kemarinnya lagi
Masih sama satu dan dua
Seperti perhitungan kemarin
Seperti perhitungan kemarinnya lagi
Masih sama kelu dan buta
Seperti perhitungan kemarin
Seperti perhitungan kemarinnya lagi
Masih gerimis satu dan dua
Masih senja kemarin yang belum lupa
Masih berhitung dinding yang sama
Masih kemarin dan kemarinnya pula