
Kadang murung, kadang riang
Kadang senang, kasang gusar
Tak tertebak, bagai aksi panggung pesulap terkenal
Mudah muncul, mudah hilang
Dikasih ringan, ingin yang lebih berat
Dikasih berat, malah mengeluh dan menghujat
Dikasih mudah, bilangnya kurang menantang
Dikasih tantangan, malah memaki semesta dianggap tak berpihak
Lucu memang tingkah manusia
Tak bisa bersyukur secara konstan
Senangnya di awal, lalu basi termakan waktu
Layaknya sirop yang manisnya ditenggelamkan cairan es batu
“Rasanya pengen jadi pohon saja”, teriak remaja berumur 30 tahun di ibu kota
Di saat cicilan dan tagihan mulai menerjang rekening di akhir bulan
Serasa gaji dan bonus lenyap begitu saja
Tapi memang benar, menajdi pohon sepertinya lebih menyenangkan
Hanya berdiri dan tak perlu memikirkan perjodohan
Lucu memang tingkah manusia,
Semoga pohon tak pernah berharap menjadi salah satunya