
Purnama masih setengah malam itu
Sedikit mendung namun hujan masih malu untuk turun
Aku di bawah keduanya kala itu
Seolah berlari di antara asap dan rumah tinggi atap
Aku tidak ingin terlambat waktu itu
Ingin bertemu ratu baru yang lama aku tunggu
Siang yang malu-malu meminjamkan mataharinya
Malam yang tega meniupkan dinginnya
Hingga sekali lagi senja tenggelam
Baru ia datang
Purnama kembali setengah malam tadi
Sebulan sudah kita menghirup udara yang sama
Cepat tumbuh Nahda
Mami menunggumu menjadi luar biasa