);

Sesekali

Hujan bulan September memanggil lagi sketsa lengkungan bibirmu

Juga bayangan punggungmu malam itu

Sesekali juga

Rintik-rintik di September yang basah

Mendatangkan khayalan tentang malam dingin semusim yang lalu

Sesekali

Kutepis kenangan itu

Mereka telah ikut luruh bersama awan-awan bulan Oktober

Yang berguguran

Sesekali

Kau mungkin ikut rindu

Bertanya-tanya tentang kabarku

Lalu membeku di sudut kotamu yang sendu namun berdebu

Sesekali juga

Aku mungkin kalah dengan masa lalu

Dengan cerita-cerita dulu yang begitu mengganggu

Tentang peluk yang kau bagi seribu

Juga tentang kecupan kotor yang kau hadiahkan tidak hanya pada bibirku

Sesekali

Mungkin hanya sesekali

Akan kuizinkan kau mengetuk sela jemariku

Hanya sesekali

Karna rindu yang datang sesekali

Suatu hari nanti