);

Pada akhirnya, episode terakhir dari season terakhir serial TV favorit saya tayang. Game of Thrones berakhir dengan ending tidak terduga (meskipun telah banyak teori dan spoiler sebelumnya). Banyak fans dan penonton yang kecewa dengan cara creator TV show epic ini mengakhiri tujuh season ajaibnya seperti ini.

Tapi tetap saja, bukan sebuah karya namanya jika tidak mendapat kritikan dari penikmatnya. Maka munculah berbagai kritikan tentang ending yang mengecewakan dan blablabla lainnya. Padahal kritik itu datang karena sebagian besar penonton kecewa dengan ending yang tidak sesuai dengan harapan mereka. Maka saya tertarik untuk menulis ini;

Jika sesuatu tidak berjalan dengan harapan kita, bukan berarti sesuatu itu adalah hal yang buruk bukan?

Lebih jauh lagi, saya seolah tergelitik untuk menghubung-hubungkan reaksi sebagian besar penonton Game of Thrones hari ini dengan cara kita menghadapi kenyataan dalam hidup; menghadapi kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. Sejalan?

Menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan selalu menjadi hal sulit yang kita hadapi sebagai seorang manusia. Tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan atau diharapkan. Jujur saja, saya sendiri adalah satu dari banyak orang yang sering merasa sulit dalam hal ‘menerima kenyataan’ tersebut. Masih sering bertanya lagi ‘kenapa seperti ini jadinya’ atau masih mengeluh ‘ya ampun kok bisa gini’. And that’s ok, itulah alasannya mengapa kita disebut manusia.

Jika saya boleh sedikit lebih jauh dalam berandai-andai, atau katakanlah meng-analogikan kenyataan dalam hidup ini dengan sebuah serial TV, maka sebagai penonton kita hanya boleh menyaksikan dan menikmati jalan cerita yang dihadapi tokoh favorit kita bukan? Kita bukan creator atau penulis naskah dari serial TV itu, jadi ending seperti apapun, nasib seperti apapun yang dihadapi jagoan kita itu hanya boleh ditonton. Kita tidak punya wewenang dan bahkan kemampuan yang cukup untuk mengatur plot ceritanya kecuali yang kita tonton itu adalah serial interaktif dimana penonton diperbolehkan voting untuk mengatur jalan cerita.

Tapi untuk Game Of Thrones sendiri tidak seperti itu bukan? Bahkan George RR Martin sang ayah dari drama politik dunia Westeros ini sendiri tidak mengatur jalan cerita Game of Thrones di HBO. Dalam hidup, cerita kita juga seperti itu.

Naskah tentang kita telah ditulis dengan rapi oleh sang Maha Cipta creator yang Maha Kuasa. Ada plot yang sudah disiapkan untuk character development masing-masing kita, ada plot twist yang seringkali datang tiba-tiba dalam perjalanan hidup kita, ada ending yang sedang kita tunggu datangnya. Dan tentu saja tidak semua plot, character development ataupun plot twist dan ending itu sesuai dengan yang kita harapkan. Namun ‘jalan cerita’ ini bukan tentang apa yang kita mau, tapi tentang apa yang telah disiapkan dan apa yang pantas, tentang apa yang kita pelajari dan tentang apa yang kita lewatkan begitu saja.

Maka seperti serial TV yang selalu kita tunggu season terbarunya, bukankah harusnya dalam hidup kita juga harus lebih semangat dan excited dengan chapter berikutnya yang akan kita perankan?

Oh, tentang jalan cerita yang tidak sesuai dengan harapan itu, hanya ada satu yang perlu kita pahami dan percaya; adil Tuhan itu beda. Karena Dia yang menciptakan, maka Dia yang tau, jenis plot seperti apa yang terbaik untuk setiap character dalam serial Maha Karya sang Maha Cipta ini.

 

________________________________________________________________________________

It’s finally come to an end, our epic series of all time finally end with emotional closure (at least for me). Game of Thrones ends in the most unexpected way (even if we’ve seen theories and spoilers on the internet before). Lots of fans unsatisfied with how the creators put an end to the whole 8 years of a long journey in the story.

To me, Game of Thrones ends in a very perfect way (even though there is this Starbucks cup or plastic bottle mistake). But it doesn’t matter. As a fan and as a person who enjoys screen art and storytelling much, I am fully satisfied with how it ends with such a perfect closure like this.

But of course, every art gets critics. Lots of people around the world hate the way this worldwide trending topic ends. And I am pretty sure lot of this critics came because how it ends doesn’t match with how they expected it to end. That’s why I want to write about it, about dealing with things we don’t expect.

 

Well, just because something doesn’t come as how you expect, doesn’t mean it’s not a good one

I put this Game of Thrones thing as an analogy of how we deal with things we don’t expect.

As we all know that accepting things that not as how we expect is a hard thing to deal with. Not everyone has the ability to deal with the hard truth; life does not provide your expectation anytime you want it to be. To be honest, I am just one of those people who can not deal well with hard reality. I still asked ‘why is this happened’ or complained about how things went often.

But I learned something big today, that if this life is a TV show, then as an audience we’re just allowed to enjoy the show and watch how our favorite characters face their fate and drowned in the plot. We’re not the creators or the writer of the whole script. So no matter how terrible the ending could be, we don’t have the rights to tell how the plot should be. Just like Game of Thrones, even George RR Martin the father of this Westeros political drama doesn’t set the plot on this TV show. In life, our story works in the same way.

Our story has been plotted perfectly by the Greatest Creator, The Almighty. We got our plot for each character development, there are some plot twists, and there is an ending we’re waiting for. And of course not all plot or all character development we got fit our expectation. But that’s it; it’s not about how we want it, but how we deserve it and how much we learn from that.

After all, just like how we’re so excited to see the new season of our favorite TV shows, we should’ve been more excited about our next chapter. And to deal with the unwanted plot, all we got to do is realize that God’s way of perfect plot is different. God created us, then God knows what kind of plot suit our chapter best.